Seba, RakyatNTT.ID – Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, SE., MM., menghadiri Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Iman Sejati, Kamis (9/7/2026).

Perayaan HUT ke-9 GSJA Iman Sejati tersebut mengusung tema “Ekspansi Menuju Kemandirian Gereja”. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara gereja dan Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua dalam pembangunan daerah.

Turut hadir Gembala Sidang GSJA Iman Sejati, Komisaris Daerah GSJA NTT II, Ketua Wilayah GSJA, Plt. Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten Sabu Raijua, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sabu Raijua, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, para pendeta GSJA, tokoh masyarakat, mitra pelayanan gereja, serta seluruh jemaat GSJA Iman Sejati.

GSJA Iman Sejati Siap jadi Mitra Pemerintah

Gembala Sidang GSJA Iman Sejati, Pdt. Prins H.E.M. Benu, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua dalam perayaan tersebut.

Menurutnya, kehadiran pemerintah menjadi bentuk nyata sinergi yang harmonis antara pemerintah dan gereja.

Ia menegaskan GSJA Iman Sejati siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah, terutama dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Krisman Minta Dukungan Doa

Dalam sambutannya, Bupati Krisman menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Gembala Sidang serta seluruh jemaat GSJA Iman Sejati atas dukungan doa yang diberikan kepadanya sejak masa kampanye hingga dipercaya memimpin Kabupaten Sabu Raijua.

Menurut Krisman, dukungan doa tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan dirinya hingga mendapat kepercayaan sebagai bupati.

Meski telah dipercaya memimpin daerah, Krisman mengaku masih membutuhkan dukungan dan topangan doa dari gereja serta masyarakat.

Ia berharap senantiasa diberikan hikmat, kekuatan, dan tuntunan Tuhan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

Bupati juga menekankan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab menghadirkan kebijakan dan program yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Gereja Dinilai Berperan Bangun Iman dan Karakter Masyarakat

Krisman mengatakan gereja merupakan salah satu mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah. Peran gereja, menurutnya, tidak hanya terbatas pada pembinaan kehidupan iman jemaat.

Gereja juga memiliki peran penting dalam membentuk masyarakat yang memiliki karakter baik, taat hukum, serta peduli terhadap pembangunan daerah.

Karena itu, sinergi antara pemerintah dan gereja perlu terus diperkuat untuk mendorong Sabu Raijua menjadi daerah yang semakin maju, sejahtera, dan diberkati.

“Ke depan, saya berharap GSJA Iman Sejati terus menjadi partner yang sepadan bagi Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua. Pemerintah membangun sarana dan prasarana, sementara gereja membangun iman dan karakter masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik, kita bersama-sama membangun Sabu Raijua,” ujar Bupati.

GSJA Iman Sejati Diharapkan Terus Bertumbuh

Mengakhiri sambutannya, Krisman menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-9 GSJA Iman Sejati.

Ia berharap Tuhan senantiasa memberkati seluruh pelayanan gereja, para pelayan Tuhan, dan jemaat GSJA Iman Sejati.

Bupati juga berharap GSJA Iman Sejati terus bertumbuh dalam iman, semakin mengenal Tuhan, serta mampu menjadi berkat bagi masyarakat dan Kabupaten Sabu Raijua.

Momentum HUT ke-9 tersebut menjadi pengingat pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam membangun tidak hanya infrastruktur daerah, tetapi juga kualitas iman, karakter, dan kepedulian sosial masyarakat. (*/rnc)