Kupang, RakyatNTT.ID – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa data yang berkualitas merupakan fondasi utama dalam menghasilkan kebijakan yang tepat dan pembangunan yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Melki saat menghadiri acara Serah Terima Portal SASANDO dari Program SKALA kepada Pemerintah Provinsi NTT yang berlangsung di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Kamis (18/6/2026).

“Saya meyakini bahwa data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang baik. Kebijakan yang baik akan menghasilkan pembangunan yang tepat sasaran. Dan pembangunan yang tepat sasaran akan menghadirkan kesejahteraan yang lebih besar bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur,” ujar Gubernur Melki.

Data jadi Aset Strategis Pemerintahan

Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menekankan bahwa di era transformasi digital, data telah menjadi aset strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Menurutnya, data tidak lagi sekadar kumpulan angka, tetapi menjadi dasar dalam pengambilan keputusan, penyusunan kebijakan, evaluasi pembangunan, hingga memastikan program pemerintah menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pembangunan yang berkualitas harus dibangun berdasarkan fakta dan data yang akurat, mutakhir, terpadu, serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Bagi Pemerintah Provinsi NTT, penguatan tata kelola data merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan pemerintahan yang efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil, setiap program yang dirancang, dan setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi rakyat,” katanya.

Portal SASANDO Perkuat Implementasi Satu Data NTT

Menurut Gubernur Melki, penyerahan pengelolaan Portal SASANDO bukan sekadar serah terima platform digital, melainkan amanah untuk memperkuat implementasi kebijakan Satu Data di NTT.

“Hari ini kita menerima pengelolaan Portal SASANDO sebagai sebuah amanah. Namun perlu saya tegaskan bahwa keberhasilan Satu Data tidak ditentukan oleh keberadaan portal semata. Keberhasilan Satu Data ditentukan oleh komitmen seluruh pihak dalam menghasilkan dan mengelola data yang berkualitas,” tegasnya.

Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas data sektoral dan melakukan pembaruan data secara berkala. Selain itu, budaya berbagi data antarinstansi juga harus diperkuat agar data menjadi dasar utama dalam penyusunan kebijakan, perencanaan program, penganggaran, dan evaluasi pembangunan.

Melki juga meminta seluruh perangkat daerah mendukung Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT selaku Walidata dalam pengelolaan dan pengembangan Portal SASANDO agar tetap relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah dan perkembangan regulasi nasional.

“Saya percaya melalui sinergi yang kuat antara BAPPERIDA sebagai koordinator, Dinas Kominfo sebagai Walidata, BPS sebagai pembina statistik sektoral, serta seluruh perangkat daerah sebagai produsen data, kita mampu membangun ekosistem data yang semakin berkualitas, terpercaya, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Program SKALA Serahkan Pengelolaan Portal kepada Pemprov NTT

Sementara itu, Lead Program SKALA Provinsi NTT, Yohanes Eripto Marviandi, menjelaskan bahwa penyerahan Portal SASANDO kepada Pemerintah Provinsi NTT merupakan bagian dari penguatan kepemilikan dan keberlanjutan pengelolaan sistem data daerah.

Menurutnya, terdapat berbagai jenis data yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, baik data yang dapat diakses publik maupun data yang bersifat terbatas.

“Karena itu, sudah saatnya portal ini sepenuhnya dikelola oleh Pemerintah Provinsi NTT. Kami berharap Portal SASANDO dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pembangunan daerah,” katanya.

Meski demikian, Program SKALA tetap berkomitmen memberikan dukungan teknis dan pendampingan pada tahap berikutnya guna memastikan implementasi kebijakan Satu Data di NTT berjalan secara berkelanjutan.

Portal SASANDO Terintegrasi dengan Satu Data Indonesia

Sebagai informasi, Satu Data Pemerintah Provinsi NTT merupakan kebijakan tata kelola data daerah yang bertujuan menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan.

Sebagai implementasi dari kebijakan tersebut, Pemerintah Provinsi NTT mengembangkan Portal SASANDO sebagai media berbagi data yang telah terintegrasi dengan Portal Satu Data Indonesia. Portal ini diharapkan menjadi sumber data terpercaya bagi pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.

Pengembangan Portal SASANDO mendapat dukungan Program Kemitraan Australia–Indonesia Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar (SKALA). Proses pengembangannya dimulai sejak tahun 2024 melalui kolaborasi antara BAPPERIDA Provinsi NTT, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT, serta BPS Provinsi NTT.

Setelah melalui tahapan penyusunan instrumen, penyelarasan daftar data, pengembangan sistem, dan uji coba, Portal SASANDO resmi diluncurkan pada Oktober 2025 sebagai platform Satu Data Pemerintah Provinsi NTT.

Kini, dengan dukungan Program SKALA, Portal SASANDO telah berkembang menjadi versi 2.0 dan akan terus disempurnakan sesuai kebutuhan pembangunan daerah serta perkembangan regulasi yang berlaku.

Melalui pengelolaan yang semakin kuat dan terintegrasi, Pemerintah Provinsi NTT berharap pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat. (*/rnc)