Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Mbay, RakyatNTT.ID – Pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Nagekeo periode terbaru diminta untuk tidak berlama-lama beradaptasi.
Ketua Umum Pengprov PBVSI NTT, Winston Neil Rondo, menegaskan bahwa kepengurusan baru harus segera bergerak cepat mengejar target pembinaan dan prestasi.
Hal tersebut disampaikan Winston saat pelantikan pengurus PBVSI Nagekeo yang kini dipimpin oleh Thomas Mega Maso sebagai Ketua Umum, didampingi Paskalis Uwa (Sekretaris Umum) dan Hironimus Milua (Bendahara Umum), Sabtu (25/4/2026).
Menurut Winston, pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal kerja nyata yang tidak bisa ditunda.
“Pelantikan bukan garis akhir—ini adalah garis start. Jangan tunggu sempurna untuk mulai. Mulailah, lalu perbaiki sambil berjalan,” tegasnya.
Tekanan dari Akar Rumput
Dorongan untuk bergerak cepat juga datang dari masyarakat. Dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) sebelumnya, muncul pesan kuat bahwa keterbatasan tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan pembinaan.
Salah satu peserta, Hans Lado, menegaskan bahwa bola voli telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Nagekeo.
“Di tengah keterbatasan, kita harus cari cara agar voli tetap hidup. Ini olahraga rakyat kita,” ujarnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan tingginya harapan publik terhadap keberlanjutan pembinaan olahraga voli di daerah tersebut.
Target Prestasi dan Sistem Pembinaan
Ketua PBVSI Nagekeo yang baru, Thomas Mega Maso, langsung menegaskan arah kepemimpinannya. Ia menargetkan pembinaan atlet yang lebih terstruktur, berjenjang, dan berbasis kompetisi rutin.
“Kami akan menjawab kepercayaan ini dengan prestasi. Fokus kami adalah pembinaan terorganisir melalui event yang berkelanjutan,” katanya.
Langkah ini diharapkan mampu membawa Nagekeo keluar dari pola pembinaan konvensional menuju sistem yang lebih modern dan kompetitif.
Agenda Padat Menuju PORPROV 2026
Winston juga mengingatkan bahwa waktu menuju agenda besar olahraga sangat terbatas. Sejumlah agenda penting telah menanti, mulai dari sertifikasi pelatih di Ende pada Juni, turnamen Piala Kapolda pada Juli, hingga puncaknya Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) NTT pada November 2026.
Dengan jadwal yang padat, pengurus baru dituntut untuk segera bekerja tanpa masa adaptasi panjang.
Dukungan Pemerintah Daerah
Pemerintah Kabupaten Nagekeo turut menyatakan komitmennya dalam mendukung pembinaan olahraga voli, meskipun di tengah keterbatasan anggaran.
Melalui Plh. Sekda Nagekeo, Imanuel Ndun, ditegaskan bahwa voli tetap menjadi prioritas karena kedekatannya dengan masyarakat.
“Kita tetap berupaya agar pembinaan berjalan. Voli adalah olahraga utama di Nagekeo yang harus kita dorong prestasinya,” ujarnya.
Saatnya Membuktikan
Pelantikan telah usai, dan arah sudah ditentukan. Semua pihak kini diharapkan bergerak bersama, mulai dari pengurus, pemerintah, hingga pelatih dan atlet.
Tantangan ke depan bukan lagi soal kesiapan, melainkan kecepatan dalam mengeksekusi program dan meraih hasil.
PBVSI Nagekeo kini berada di garis start—dan waktu terus berjalan menuju target prestasi. (*/rnc)
