“Tiktok telah memberikan komitmen untuk menonaktifkan akun pengguna di bawah 16 tahun secara bertahap, dan akan segera mengumumkan peta jalan operasional untuk pengguna usia 14-15 tahun,” jelas Meutya.

Di sisi lain, Roblox juga tengah menyiapkan penyesuaian fitur khusus bagi pengguna di bawah usia 13 tahun. Nantinya, pengguna dalam kategori tersebut hanya dapat mengakses permainan secara offline.

“Roblox menyampaikan rencana agar pengguna di bawah 13 tahun hanya bisa bermain secara offline,” tambahnya.

Adapun empat platform besar lainnya seperti YouTube, Facebook, Threads, dan Instagram belum dijelaskan secara rinci terkait tingkat kepatuhannya. Meutya menegaskan bahwa status kepatuhan platform masih bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu.

“Status kepatuhan ini dinamis. Yang kami sampaikan adalah kondisi terakhir per Jumat malam pukul 21.30 WIB, dan masih akan terus diperbarui,” pungkasnya.

Penerapan PP Tunas diharapkan mampu menciptakan ekosistem digital yang lebih aman bagi anak-anak, sekaligus mendorong platform digital untuk bertanggung jawab dalam melindungi pengguna usia dini. (*/rnc)