Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, turut menegaskan bahwa sudah saatnya NTT memiliki tim yang berlaga di Liga 2 bahkan Liga 1. Ia menilai dukungan penonton di NTT bisa menjadi kekuatan finansial bagi klub.

“Sudah saatnya sepakbola NTT lebih maju lagi. Makanya kita dorong terus tim Liga 2 atau Liga 1 agar bisa menjadikan NTT sebagai home base,” ujar Yunus.

Sementara itu, Gubernur NTT Melki Laka Lena menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung penuh rencana tersebut. Ia mengaku telah berkomunikasi dengan sejumlah petinggi PSSI terkait peluang menjadikan NTT sebagai basis klub Liga 2.

“Saya sangat mendukung, dan kita memudahkan semua urusannya. Kita ingin NTT menjadi kekuatan baru sepakbola di wilayah timur Indonesia,” kata Melki.

Ia juga optimistis kehadiran klub Liga 2 di NTT akan mendorong perkembangan sepakbola lokal, termasuk membuka peluang bagi pemain muda daerah.

“Ini momentum dan kesempatan emas kita. Pemain muda kita bisa berada di klub Liga 2,” tegasnya.

Ketua PSSI NTT, Chris Mboeik, menegaskan dukungan penuh terhadap rencana Adyaksa Farmels FC. Ia menyebut langkah ini sebagai momentum penting bagi kemajuan sepakbola NTT.

“Kami sudah berdiskusi dengan Mas Eko, Pak Zainudin Amali, dan Sekjen Yunus Nusi. Mereka sangat mendukung rencana ini dan siap membantu memajukan sepakbola NTT,” ungkap Chris.