Kefamenanu, RakyatNTT.ID Sebanyak 20 siswa SMP Negeri Maubeli, Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), menerima bantuan pendidikan berupa tas sekolah dan alat tulis pada Sabtu (7/2/2026).

Bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polda NTT terhadap keberlangsungan pendidikan di daerah dengan keterbatasan sarana.

Bantuan tersebut merupakan program sosial Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko yang disalurkan melalui Kapolres TTU AKBP Eliana Papote. Selain menyerahkan bantuan, Kapolres TTU juga memberikan motivasi langsung kepada para siswa agar tetap semangat belajar dan tidak ragu menyampaikan kesulitan yang dihadapi kepada para guru.

“Kami ingin anak-anak tetap semangat menuntut ilmu meskipun dalam kondisi yang sederhana. Pendidikan adalah kunci masa depan, dan Polri hadir untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam meraih cita-citanya,” ujar AKBP Eliana Papote.

Sekolah dengan Keterbatasan Fasilitas

SMP Negeri Maubeli diketahui masih menghadapi keterbatasan infrastruktur. Dari total tujuh ruang kelas, tiga di antaranya masih berupa ruang darurat dengan dinding bebak dan lantai semen kasar. Ruang tersebut digunakan oleh siswa kelas VII dan VIII untuk kegiatan belajar mengajar.

Meski demikian, semangat para siswa tetap tinggi. Kedatangan rombongan Polres TTU disambut meriah melalui pertunjukan drumband sederhana yang unik. Para siswa memanfaatkan ember dan galon bekas sebagai pengganti alat musik drumband.

Suasana kian hangat ketika Kapolres TTU ikut memainkan drumband bersama para siswa, yang disambut tepuk tangan meriah dari guru dan pelajar.

Apresiasi dari Pihak Sekolah

Kepala SMP Negeri Maubeli, Mery Sau Teme, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Polda NTT dan Polres TTU atas perhatian yang diberikan kepada sekolahnya.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolda NTT dan Ibu Kapolres TTU yang telah membantu anak-anak kami. Di sekolah ini masih ada siswa yang benar-benar membutuhkan uluran tangan seperti ini,” ungkapnya.

Kegiatan penyaluran bantuan ditutup dengan momen penuh haru. Monalisa Radja, siswi kelas VII A, dengan polos menyampaikan rasa terima kasihnya sambil memeluk Kapolres TTU.

“Terima kasih, saya ingin peluk Ibu Kapolres,” ucapnya lirih.

Pelukan hangat tersebut menjadi penutup kegiatan yang berlangsung sederhana namun sarat makna, mencerminkan kedekatan Polri dengan masyarakat serta harapan besar bagi masa depan pendidikan anak-anak di pelosok Nusa Tenggara Timur. (*/rnc)