Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena selaku Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi NTT memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) KONI Provinsi NTT yang digelar di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Selasa (10/2/2026) siang.
Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Umum KONI NTT Alfons Theodorus bersama jajaran pengurus KONI Provinsi NTT. Agenda utama rakor membahas konsolidasi kepengurusan KONI Provinsi NTT periode 2026–2030 serta penyusunan rencana kerja ke depan, khususnya dalam rangka persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.
Dalam arahannya, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi kepada pengurus KONI NTT periode sebelumnya atas terselenggaranya Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI NTT yang berjalan lancar dan menghasilkan keputusan secara musyawarah mufakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus KONI periode sebelumnya karena telah menyelenggarakan Musorprov dengan baik, lancar, dan penuh semangat kebersamaan,” ujar Melki Laka Lena.
Ia menegaskan bahwa sesuai arahan Ketua Umum KONI Pusat, seluruh jajaran KONI daerah diminta melakukan persiapan yang matang guna memastikan pelaksanaan PON XXII Tahun 2028 berjalan sukses, baik dari sisi pembinaan atlet maupun kesiapan penyelenggaraan event.
Terkait pelaksanaan PON XXII Tahun 2028, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan bahwa Provinsi NTT akan menjadi tuan rumah bersama Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Oleh karena itu, penguatan sarana dan prasarana olahraga menjadi perhatian utama agar kesiapan venue serta fasilitas pendukung dapat terpenuhi secara optimal.
Dalam rapat tersebut, Gubernur Melki juga menyampaikan target sementara perolehan medali emas bagi Provinsi NTT sebanyak 37 medali emas dari seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan pada PON XXII 2028. Target tersebut dinilai membutuhkan persiapan yang terencana, terukur, dan berkelanjutan.
“Khusus cabang olahraga yang berpotensi meraih medali emas harus mendapat perhatian lebih dengan menyiapkan pra-event sebagai ajang pemanasan dan peningkatan performa atlet. Namun cabang olahraga lain yang belum berpotensi emas tetap perlu dipersiapkan melalui pra-event yang terencana,” tegasnya.
Melki Laka Lena menambahkan, melalui rakor ini seluruh jajaran KONI NTT telah memiliki gambaran awal mengenai arah dan strategi persiapan menuju PON XXII Tahun 2028.
“Setidaknya melalui rakor hari ini kita sudah memiliki gambaran awal mengenai persiapan PON XXII 2028. Mari kita bergandengan tangan dan bekerja bersama demi raihan prestasi terbaik olahraga NTT,” pungkasnya. (*/rnc)
