Kupang, RakyatNTT.ID – Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi membuka pendaftaran Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis Tahun 2026.

Pendaftaran dibuka mulai 1 hingga 12 Januari 2026. Program pendanaan penuh atau full scholarship ini menjadi peluang strategis untuk memperkuat layanan kesehatan rujukan, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Program pendidikan non-gelar ini difokuskan pada peningkatan keahlian klinis dokter spesialis di empat bidang penyakit katastropik utama, yakni jantung, stroke, urologi dan nefrologi, serta kanker.

Dengan masa studi hingga 24 bulan, baik di dalam maupun luar negeri, program ini dirancang untuk mencetak dokter spesialis dengan kompetensi setara subspesialis yang mampu menangani layanan medis kompleks di daerah.

Pembukaan beasiswa ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan tenaga medis lanjutan di NTT. Universitas Nusa Cendana (Undana) sebagai institusi utama pencetak tenaga dokter di wilayah tersebut telah meluluskan dokter hingga periode ke-46 yang kini tersebar di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan dasar.

Kehadiran beasiswa fellowship LPDP membuka jalur peningkatan kompetensi lanjutan bagi dokter spesialis, termasuk alumni Undana, tanpa terbebani biaya pendidikan.

LPDP menyediakan skema pembiayaan yang komprehensif, meliputi biaya program pendidikan, tunjangan buku, biaya hidup bulanan, asuransi kesehatan, hingga dana keadaan darurat. Dengan dukungan penuh tersebut, para penerima beasiswa diharapkan dapat fokus sepenuhnya pada proses pembelajaran dan praktik klinis selama masa studi.

Salah satu poin penting dalam program Fellowship Dokter Spesialis 2026 adalah kewajiban pengabdian di rumah sakit pengusul. Dalam ketentuan resmi LPDP, RSUP dr. Ben Mboi Kupang tercantum sebagai salah satu rumah sakit pengusul yang diakui.

Skema ini membuka peluang bagi dokter spesialis di NTT untuk menempuh pendidikan lanjutan dan kembali mengabdi di daerah asal dengan pola pengabdian 3N atau tiga kali masa studi.

“Beasiswa ini menjadi jalur konkret untuk mengurangi ketergantungan layanan rujukan ke luar daerah. Dokter spesialis dapat mempelajari teknologi medis terbaru dan mengimplementasikannya kembali di Kupang maupun wilayah lain di NTT,” demikian tertulis dalam pengumuman resmi.

Bagi dokter spesialis yang telah memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) aktif, pendaftaran tahap pertama dapat dilakukan melalui laman resmi LPDP di https://lpdp.kemenkeu.go.id/
. LPDP juga menjadwalkan pembukaan pendaftaran tahap kedua dan ketiga pada Maret serta Mei 2026.

Melalui program ini, sinergi antara alumni kedokteran Undana, fasilitas kesehatan daerah seperti RSUP dr. Ben Mboi Kupang, serta dukungan pendanaan pemerintah pusat diharapkan mampu mendorong transformasi layanan kesehatan yang lebih mandiri, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur. (*/rnc)