Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Warga Kelurahan Alak, Kota Kupang, menyampaikan sejumlah aspirasi penting kepada pemerintah kota melalui kegiatan reses anggota DPRD Kota Kupang, Sabtu (1/11/2025).
Mereka berharap Pemerintah Kota Kupang konsisten meningkatkan layanan dasar bagi masyarakat, terutama dalam hal air bersih, jalan lingkungan, dan lampu penerangan jalan umum (PJU).
Air Bersih jadi Masalah Klasik di Alak
Anggota DPRD Kota Kupang, Barce Bastian, yang memimpin reses di RT 17 Kelurahan Alak, mengatakan bahwa persoalan air bersih menjadi keluhan utama warga.
“Dalam reses kali ini, warga Alak memberikan aspirasi yang sangat mendasar. Air bersih adalah masalah klasik yang masih harus dituntaskan oleh Pemkot,” ujar Barce.
Menurutnya, persoalan ini bukan karena air tidak tersedia, tetapi karena akses dan distribusi air bersih masih sulit dijangkau masyarakat. Warga bergantung pada pasokan air dari mobil tangki swasta, yang tarifnya cukup tinggi.
“Untuk 5.000 liter air, harga bisa mencapai Rp75.000 atau lebih. Padahal, wilayah Alak seharusnya menjadi prioritas layanan jaringan SPAM Kali Dendeng yang dikelola Perumda,” jelasnya.
Lampu Jalan dan Infrastruktur jadi Sorotan Warga
Selain persoalan air bersih, warga juga menyoroti kondisi lampu penerangan jalan umum (PJU) dan jalan lingkungan di Kelurahan Alak yang masih memprihatinkan.
“Banyak jalan lingkungan yang rusak dan belum diperhatikan, begitu juga banyak akses jalan yang gelap. Ini cukup rawan dan harus segera dibenahi Pemkot,” kata Barce.
Ia menegaskan, kawasan Alak kini telah berkembang sebagai sentral ekonomi Kota Kupang, sehingga perlu dukungan infrastruktur yang memadai agar aktivitas warga dan pelaku usaha berjalan lancar.
DPRD akan Perjuangkan Aspirasi Warga di APBD 2026
Menanggapi aspirasi tersebut, Barce memastikan bahwa seluruh masukan warga akan dibawa ke pembahasan APBD Kota Kupang tahun 2026.
Ia berharap pemerintah kota dapat memprioritaskan sektor layanan dasar seperti air bersih, penerangan jalan, dan infrastruktur lingkungan demi menunjang kesejahteraan masyarakat.
“Kami akan memperjuangkan hal-hal ini dalam pembahasan APBD nanti. Warga Alak harus mendapat perhatian karena daerah ini punya potensi ekonomi besar bagi Kota Kupang,” tutup Barce. (rnc04)
