Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) merayakan Dies Natalis ke-63 dengan cara berbeda sekaligus berdampak nyata bagi masyarakat.
Tahun ini, Undana menghadirkan Festival UMKM yang menggandeng 70 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Acara berlangsung selama dua hari, 1–2 September 2025, di halaman Auditorium Undana, Kupang.
Festival ini digelar bersamaan dengan momentum wisuda Undana, sehingga menciptakan suasana meriah sekaligus memberikan ruang interaksi antara mahasiswa, keluarga, masyarakat, dan para pelaku UMKM. Sejak pagi, berbagai stan kuliner, aksesoris, hingga kerajinan tenun khas NTT tampak ramai dikunjungi.
“Dalam satu jam setelah pendaftaran dibuka, kuotanya langsung penuh. Kami menampung 70 UMKM dari berbagai sektor, mulai kuliner, aksesoris, tenun, hingga jasa pijat,” ungkap Chrispy Daud, Panitia Dies Natalis dari seksi festival.
Salah satunya adalah Juliana dari UMKM Gita Melodi, yang menampilkan rompi, selendang, dan selimut berbahan tenun khas NTT. Ia berharap festival ini dapat membuka peluang pasar lebih luas.
Selain produk tenun, makanan olahan lokal juga menjadi daya tarik. Yustin, pemilik UMKM Mindari, membawa produk inovatif seperti permen asam, manisan, dan madu Amfoang. “Kami berterima kasih karena Undana memberi ruang bagi UMKM kecil. Harapannya ke depan penataan stan lebih rapi,” ujarnya.
Tak hanya pelaku usaha, pengunjung juga antusias. Aurel, pelajar asal Sumba, mengaku terkesan dengan ragam motif tenun yang dipamerkan. “Festival ini bagus sekali, jadi wadah untuk mengenal tenunan khas NTT lebih dekat,” katanya.
Antusiasme peserta dan pengunjung membuktikan bahwa festival ini berhasil menciptakan ekosistem ekonomi yang dinamis di lingkungan kampus. Lebih dari sekadar ajang promosi, acara ini mempertemukan budaya, kreativitas, dan semangat kewirausahaan.
Selain Festival UMKM, rangkaian Dies Natalis Undana ke-63 juga dimeriahkan dengan Undana Fun Run, yang semakin memperkuat peran kampus sebagai pusat akademik sekaligus motor penggerak ekonomi dan budaya lokal.
Dengan menghadirkan kegiatan ini, Universitas Nusa Cendana menegaskan komitmennya untuk berkontribusi bukan hanya di bidang pendidikan, tetapi juga dalam pemberdayaan ekonomi lokal dan pelestarian budaya Flobamorata. (*/rnc)
