Lebih tragis lagi, tiga warga dilaporkan meninggal dunia akibat terjebak dalam kobaran api:

  • Fadli Rizal Pratama (20)
  • Fadil Reza Dwinanda (15) – siswa SMP
  • Ananda Viki Khourulhuda (18)

Ketiganya berasal dari wilayah Desa Oinlasi dan Kelurahan Taubneno, Kecamatan Kota SoE.

Kesaksian Warga: Api Membesar saat Subuh

Saksi mata, Ike N. (26), seorang guru di Desa Oinlasi, mengungkapkan bahwa api mulai terlihat pada dini hari dan menjalar cepat ke enam hingga delapan ruangan pasar.

“Ada enam ruangan pasar yang langsung dilalap api. Kami hanya bisa bantu sebisanya secara manual,” ujarnya.

Warga dan polisi berusaha memadamkan api tanpa alat pemadam, hingga akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.00 WITA.

Tunggu Hasil Uji Labfor Denpasar

Setelah olah TKP selama lebih dari dua jam, tim Labfor membawa sampel bukti kebakaran ke Denpasar untuk uji laboratorium. Hasil pemeriksaan ini akan menjadi dasar pengungkapan penyebab pasti insiden kebakaran oleh Satreskrim Polres TTS.

Kapolres TTS, AKBP Hendra Dorizen, membenarkan langkah ini dan menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti hasil lab sebagai bagian dari penyidikan mendalam. (*/rnc)