Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Jemaat GMIT Nekafmese Naioni merayakan HUT ke-100 dan 24 tahun pemandirian gereja pada Selasa (17/6/2025), sebuah tonggak sejarah yang disaksikan langsung oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc.
Kehadiran Wakil Wali Kota dalam Ibadah Syukur tersebut menjadi wujud nyata dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap lembaga keagamaan yang selama ini menjadi pilar spiritual dan sosial bagi masyarakat.
Makna 100 Tahun dalam Semangat “Satu Hati”
Dalam sambutannya, Serena menyampaikan bahwa usia satu abad bukan sekadar hitungan waktu, melainkan refleksi dari kesetiaan, ketekunan, dan pengorbanan lintas generasi. Ia mengangkat filosofi nama “Nekafmese” yang berarti satu hati, sebagai simbol kuat kesatuan jemaat dalam kasih dan pelayanan.
“Kesatuan jemaat dalam kasih menjadi kekuatan utama selama 100 tahun perjalanan pelayanan GMIT Nekafmese Naioni,” ujar Serena.
Pemimpin adalah Pelayan
Serena menegaskan filosofi kepemimpinan Pemkot Kupang: to govern is to serve. Pemerintah, katanya, hadir bukan hanya sebagai pengatur kebijakan, melainkan mitra dan pelayan masyarakat yang mendengar, merasakan, dan bertindak.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas prestasi Kota Kupang yang secara konsisten berada dalam 10 besar kota paling toleran se-Indonesia sejak 2018. Capaian ini, menurutnya, tak lepas dari kontribusi gereja dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan respek antarumat beragama.
Sinergi Pemerintah dan Gereja
Wakil Wali Kota berharap agar sinergi antara pemerintah dan gereja semakin diperkuat. “Gereja adalah terang masyarakat. Pemerintah harus hadir bukan hanya sebagai regulator, tetapi juga pelayan,” tuturnya.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.